Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur --> Berdiri sejak tanggal 21 Juli 1989. Bergerak di bidang pendidikan agama Islam, yang berbasis ke’arifan budaya lokal, oleh Drs. Dadang Ahmad Fajar, M.Ag. Sebagai sebuah lembaga pendidikan keagamaan yang berbasis kearifan budaya lokal.

  • Dakwah melalui kearifan budaya lokal

    Al-ukhuwwah adalah pondok pesantren yang tidak hanya mengandalkan pembelajaran agama Islam secara mikro. namun lebih mengutamakan pembelajaran Islam secara makro. disamping pembelajaran tentang kitab-kitab klasik, atau disebut kitab kuning, juga menyajikan pembelajaran dengan literatur berbagai bahasa, termasuk bahasa lokal, yakni Sunda. bahkan mengajarkan membaca dan menulis aksara Sunda KAGANGA. hal ini karena al-Ukhuwwah sebagai salah satu pesantren yang mengedepankan dakwah melalui kearifan budaya lokal. - http://ponpes-al-ukhuwwah.blogspot.com/[...]

  • Paguron Beladiri Al-Ukhuwwah

    Agama merupakan sebuah konsekwensi dalam hidup kita yang mesti kita jaga kesuciannya dan keorisinilan ajarannya, dalam setiap penyebaran agama baik itu penjagaan keorisinilan ataupun penyebaran secara harfiah dibutuhkan seorang yang lihai dalam penyebaran tersebut. - http://ponpes-al-ukhuwwah.blogspot.com [...]

  • PONDOK PESANTREN YANG MELESTARIKAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL

    Pondok Pesantren inipun turut melestarikan jargon Cianjur yakni Ngaos Mamaos dan Maen Po. Maen Po menjadi perhatian sang Pengasuh Pondok Pesantren ini, sehingga setiap tiga kali dalam satu minggu, para santri diwajibkan mengikuti seni bela diri yang dinamakan seni bela diri Al-Ukhuwwah. Mulai dari pembelajaran jurus-jurus dasar, ibing pencak silat, hingga permainan seni debus, menjadi kewajiban yang harus diikuti santri. - http://ponpes-al-ukhuwwah.blogspot.com [...]

  • #

    #

Kamis, 30 Agustus 2012

Daftar isi

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 08.38 No comments

Daftar Isi Artkel
http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=201208290929544_555555555555555555555555555_503d7ea2157ca.jpg
Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah

Pendiri Yayasan Sosial Ponpes Al-Ukhuwwah Cianjur

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 08.10 No comments

Biografi

http://1.bp.blogspot.com/-cQTF8TOMaxY/TdOENkQ2lXI/AAAAAAAAAAo/W2jcA1f2U-Q/s320/DEAE51CD.jpg     Dadang Ahmad Fajar, lahir tahun 1967 di Jakarta, adalah salah seorang pengajar mata kuliah Agama Islam di Akademi Manajemen Informatika Komputer dan Akademi Bahasa Asing YPPI Cianjur, disamping tugas sehari-harinya sebagai ketua Yayasan Sosial Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah.

     Pendidikan terakhirnya,, dari program S.1 IAIN/UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun 1991, pada fakultas syari'ah jurusan pendidikan Agama Islam.

     Aktifitas yang digeluti semasa perkuliahan adalah, Resimen Mahasiswa Mahawarman. Pramuka, Pelajar Islam Indonesia, Wadokai Karate-Do Indonesia Angkatan Muda Satuan Karya 'Ulama Kab Cianjur.

     Remaja aktifitas menwa yang bertokoh idola Prof.DR.H. Harun Nasution dan mempunyai kegemaran koleksi binatang ini. pernah menulis beberapa buah karya yang erat kaitnya dengan keorganisasian. Pramuka dan sistem pendidikan diniyah.

     Pria kelahiran Jakarta ini, kini mencoba mengembangkan potensi dibidang seni beladiri yang dinamakan Al-Ukhuwwah berikut bimbingan terhadap generasi muda muslim di bidang ke-Islam-an.

Rabu, 29 Agustus 2012

Foto Album Kesenian Daerah Al-Ukhuwwah

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 22.33 No comments

Kesenian Daerah Al-Ukhuwwah

 
 
 

Foto Album Kesenian Debus Al-Ukhuwwah

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 22.19 No comments

 Kesenian Debus Al-Ukhuwwah

 
 

Foto Album Kesenian Bela diri Ponpes Al-Ukhuwwah

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 22.18 1 comment

Kesenian Bela diri Al-Ukhuwwah




Mengetahui Tradisi Ngalokat Cai Al-Ukhuwwah Panembong

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 21.13 No comments

Air Cikahuripan  Untuk Membasuh  Pusaka


NGALOKAT CAI : Sesepuh Ponpes Al Ukhuwan Panembong, KH Dadang Ahmad Fajar saat mengambil mata air Cikahuripan di Desa Babakan Karet Cianjur, Minggu (15/7). (FOTO : DENI ABDUL KHOLIK/RADAR CIANJUR)

Laporan :  DENI ABDUL KHOLIK

Tradisi Ngalokat Cai di Pondok Pesantren Al Ukhuwah Panembong Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur  merupakan tradisi tahunan. Ponpes ini memang menerapkan  sebagai Ponpes pendidikan Islam yang berbasis budaya Sunda.

     Cianjur Ngalokat Cai  di sebuah mata air Cikahuripan yang tidak jauh dari objek wisata The Jhon Kampung Tangkil Desa Babakan Karet Cianjur berlangsung khidmat.

     Prosesi helaran dimulai dari pontren Al Ukhuwah di Kampung Panembong
dengan arak-arak pawai. Berbagai atraksi Sunda yang manampilkan iringan jampana, dongdang, kendang pencak, pawai obor dan Kuda Kosong menuju mata air.

     Setelah menggelar berbagai atraksi pencak silat dan debus diareal parkir The Jhon . Sesepuh pontren KH Dadang Ahmad Fajar,  diiringi para santri yang mengenakan pakaian khas Sunda menuju mata air yang berada disebuah hutan.

     Sebelum mengambil mata air digelar dilaksanakan “rajah” oleh sesepuh Cianjuran Aki Dadan (72) dengan iringan kecapi,  dilanjutkan dengan menggelar doa dan penyalaan dupa didekat mata air .

     Kemudian  tujuh buah kendi diisi air Cikahuripan yang dibawa beberapa santri putri. Setelah itu arak-arak pawaipun kembali ke pesantren yang jaraknya sekitar empat KM. Air dari Cikahuripan kemudian digunakan untuk membasuh beberapa pusaka oleh para aktivis.

Sumber Web Post : http://radarsukabumi.com

Al-Ukhuwwah Warnai Hari Jadi Cianjur Ke-335 Dengan Melestarikan Kesenian Kuda Kosong

Posted by Pondok Pesantren Al-Ukhuwwah Cianjur On 20.58 No comments

Kesenian Kuda Kosong Warnai Hari Jadi Cianjur Ke-335

 

CIANJUR - Kesenian Kuda Kosong menjadi pusat perhatian saat pawai pembangunan dalam rangka peringatan Hari Jadi Cianjur ke-335 di Jalan Siliwangi, Cianjur, Rabu (11/7/2012). Kuda kosong menjadi pusat perhatian masyarakat Cianjur pada setiap pawai tahunan karena merupakan bentuk penolakan Cianjur, menjadi kota jajahan Mataram tempo dulu. Pada akhirnya Arya Wiratanu Datar pemimpin Cianjur yang ketika itu dihadiahi seekor kuda. Pawai pembangunan tersebut merupakan refleksi keberhasilan pembangunan di Kabupaten Cianjur dengan menampilkan arak-arakan dari tiap kecamatan termasuk organisasi perangkat daerah. BNP/Dicky Solihin.

Sumber Post Web : http://bandungnewsphoto.com
http://bandungnewsphoto.com/?content=headline&op=view&id=112387995#.UAV0-jSyHpA.facebook